Sampah dan Keluarga

20% of Hosting for your Website at GoDaddy.com!

Berdasarkan informasi dari Data Bank Dunia, disebutkan bahwa khusus untuk di daerah DKI Jakarta jumlah sampah yang dihasilkan sekitar 7.896 ton/ hari. Dalam waktu 2 hari, kita sudah bisa membuat satu buah Candi Borobudur dari sampah-sampah yang dihasilkan. Dari data tersebut, kontributor terbesar berasal dari rumah tangga (52.97%), perkantoran (27.35%), industri (8.97%), sekolah (5.32%), dan pasar (4%).  Akan tetapi, rumah tangga sebagai kontributor terbesar diketahui 80% sampahnya tidak didaur ulang. Jumlah tersebut sangat mengejutkan tentunya.

Umumnya, jenis-jenis sampah yang ada di rumah tangga terdiri dari sampah sisa makanan, plastik, pembungkus makanan, botol plastik, dan kertas. Salah satu cara paling sederhana yang dapat dilakukan di lingkungan keluarga terhadap kondisi di atas ialah dengan melakukan pemilahan sampah. Pemilahan sampah sendiri bertujuan untuk memisahkan sampah berdasarkan jenisnya, antara lain organik dan anorganik. Hal ini dilakukan untuk memudahkan proses daur ulang dari sampah yang sudah ada.

Sampah –sampah sisa makanan serta daun-daunan kering masuk ke dalam kategori sampah organik. Sampah ini paling mudah didaur ulang di rumah karena cepat membusuk, dan hasilnya dapat dijadikan pupuk kompos untuk kebutuhan kebun di rumah. Untuk sampah-sampah anorganik seperti plastik, pembungkus makanan, botol plastik, dan kertas, juga masih dapat diproses untuk didaur ulang dengan memberikan kepada depo daur ulang. Sampah-sampah anorganik ini mungkin tidak terlalu berguna bagi kita,tetapi dapat memberikan manfaat ekonomi untuk orang lain.

Pemilahan sampah ini tentunya juga memberikan manfaat di dalam keluarga. Dengan memilah sampah, berarti keluarga membiasakan anggotanya untuk lebih peduli terhadap kebersihan rumahnya. Selain itu, dengan pemilahan sampah juga mengajarkan kepada anggota keluarga bahwa membuang sampah itu tidak cukup hanya pada tempatnya, tetapi penting untuk dibuang sesuai dengan jenisnya supaya sampah-sampah yang ada dapat diproses kembali.

Pemilahan sampah merupakan langkah sederhana yang dapat kita lakukan di rumah untuk membantu mengurangi jumlah sampah yang dibuang setiap harinya. Selain itu, masih ada cara-cara lain untuk lebih bijak dalam mengelola sampah. Beberapa cara yang umum dan sederhana dapat dilakukan untuk mengubah sampah organik menjadi kompos, antara lain dengan biopori dan keranjang takakura.

Biopori merupakan lubang-lubang di dalam tanah yang terbentuk karena adanya aktivitas organisme, seperti cacing, perakaran tanaman, dan faunan tahan lainnya. Lubang yang terbentuk akan terisi udara, dan menjadi tempat berlalunya air. Biopori ini diaktifkan dengan memberikan sampah organik di dalamnya. Sampah ini nantinya dijadikan sumber energi bagi organisme untuk beraktivitas, dengan mendekomposisi (membusukkan). Sampah yang telah didekomposisi menjadi kompos yang dapat dimanfaatkan lagi. Umumnya, yang dimasukkan ke dalam biopori ada daun-daun kering dan juga sayuran yang dicacah.

Keranjang Takakura merupakan alat pengomposan skala rumah tangga yang ditemukan atas kerjasama pemerintah Surabaya dengan Jepang di tahun 2005. Satu keranjang dapat mengolah sampah maksimal 1.5 kg/ hari. Jenis sampah yang dapat diolah, antara lain : sisa sayuran yang sudah dicacah, sisa nasi, sisa ikan, ayam, kulit telur, dan juga sampah buah lunak. Sampah organik ini dimasukkan ke dalam keranjang, dan kemudian diaduk supaya proses dekomposisinya merata di dalam keranjang. Dalam waktu 3-4 minggu, kompos sudah dapat digunakan.

Pemilahan dan pengolahan sampah yang dimulai dari lingkungan rumah sendiri, dapat memberikan manfaat tidak hanya untuk rumah kita, tetapi juga untuk lingkungan dimana kita tinggal. Selamat mencoba!!

Sumber gambar: http://www.biopori.com dan http://www.keranjangtakakura.blogspot.com

About these ads

Post Comment

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s